Cerita terbaru

Cerita Hantu - Hantu Bus yang gentayangan


Ceritainstant.com - Andi adalah adik dari zulkarnain mereka berdua kakak beradik anak sulung dan bungsu dari keluarga  pak sukron dan bu sutirah, usia andi kini menginjak 18 tahun usia andi dan zulkarnain hanya terpaut 2 tahun, andi bekerja di sebuah pabrik sepatu sedangkan zulkarnain berkerja di pabrik textil, walau mereka bekerja berbeda pabrik namun jadwal libur mereka selalu sama hanya seminggu sekali mereka libur tepatnya pada hari minggu.


 Hari minggu pun tiba andi ingin mengajak kakaknya zulkarnain untuk mengisi hari libur ketempat wisata kebon binatang ragunan , karena disana ramai para pengunjung mereka dapat cuci mata dari kepenatan sebagai pekerja pabrik yang selain melelahkan juga membosankan, banyak wanita cantik di kebon binatang ragunan baik yang datang bersama teman,pacar,maupun bersama keluarga mereka, andi dan zulkarnain pun gembira akhirnya bisa cuci mata.

Setelah hampir seharian mereka berada di kebon binatang ragunan akhirnya mereka pun memutuskan untuk kembali kerumah mereka, ditengah perjalan pulang mungkin karena mereka lelah hampir seharian dari kebon binatang ragunan sepeda motor yang di kendarai oleh zulkarnain kakak andi ini menabrak sebuah pohon besar disisi kiri jalan raya jgerrr..gusrakk...andi terpental ke kanan tepat ditengah jalan raya dan langsung digilas kendaraan berat yang berada persis di samping mereka, tanpa ampun kendaraan berat tersebut menghancurkan kepala dan seluruh tulang dalam tubuh andi,andi pun tewas dengan cara mengenaskan, kondisi zulkarnain pun tak jauh berbeda dengan andi tengkorak kepala zulkarnain hancur setelah menghantam pohon besar disisi jalan raya, sepeda motor milik mereka ringsek tak berbentuk zulkarnain pun meninggal mengenaskan di tempat kejadian.

warga setempat yang datang secepat mungkin menghubungi pihak berwajib, tak lama kemudian polisi pun membawa kendaraan beserta jasad mereka berdua ke rumah sakit, diruang jenasah kedua tubuh yang membujur kaku milik kakak beradik  tersebut di simpan sementara.

 TOok..took.. took..Waktu menunjukan pukul 22.00 wib ibu sutirah pun membuka pintu disusul bapak sukron, ibu sutirah dan bapak sukron orang tua andi dan zulkarnain kaget bukan kepalang melihat dikepala kedua anaknya andi dan zulkarnain terdapat beberapa bercak darah dan tangan mereka lecet-lecet seperti habis mengalami kecelakaan motor.

Ibu sutirah pun bertanya "kenapa ada bercak dikepala kalian dan banyak lecet bekas luka kalian jatuh dari motor?" Andi dan zulkarnain menjawab "tidak apa-apa bu,nanti juga sembuh" , pak sukron pun menyuruh mereka agar membersihkan luka mereka dengan air dikamar mandi lalu kemudian mereka disuruh segera makan bersama.
Setelah itu andi dan zulkarnain membersihkan noda bercak darah pada tubuh mereka andi dan zulkarnain pun makan bersama bapak dan ibunya, mereka berdua terlihat sangat berbeda, mereka berdua lebih banyak diam, bapak sukron dan ibu sutirah sempat curiga dengan perubahan sikap mereka namun akhirnya mereka memakluminya mungkin mereka masih trauma atas apa yang dialami mereka barusan, setelah makan bersama andi dan zulkarnain meminta izin kepada kedua orang tuanya masuk kedalam kamar untuk tidur, orang tua mereka pun mengangguk dan berpesan agar mereka berdua banyak beristirahat besok berobat saja jangan dulu masuk kerja, tanpa kata andi dan zulkarnain pun masuk kekamar mereka masing-masing.

 Tak berapa lama andi dan zulkarnain masuk kamar, tiba-tiba suara handphone milik bapak sukron berdering, bapak sukron pun sempat melihat nomer telephone tersebut nomer baru yang tidak dikenal olehnya, tanpa pikir panjang bapak sukron pun mengangkat handphone miliknya "hallo,,? " Sapa bapak sukron mengawali pembicaraan via handphone, "hallo,selamat malam pak" suara dari nomer yang tidak dikenal oleh bapak sukron,suara wanita usia 30 tahunan kebawah, "iya,mbak ada keperluan apa" kata bapak sukron, "begini pak,saya suster dari pihak rumah sakit apa benar bapak orang tua dari saudara andi dan zulkarnain..?",kata seseorang yang mengaku seorang suster di salah satu rumah sakit, "iya,mbak benar memang ada apa ya mbak..?",saut bapak sukron "bapak..yang sabar yah,,semua sudah takdir tuhan yang maha esa bapak harus ikhlas menerima semua ini"kata seorang suster ,"sebentar mbak..maksudnya ini apa toh..?"kata bapak sukron, susterpun menjawab pertanyaan bapak sukron,"begini pak,kedua anak bapak tadi sore menjelang malam pukul 20.00 wib mengalami kecelakaan dan mengakibatkan kedua anak bapak andi dan zulkarnain meninggal ditempat kejadian dengan luka yang sangat parah jenasah kedua anak bapak masih berada diruang jenasah milik rumah sakit,bapak selaku orang tua andi dan zulkarnain diharap untuk segera mengambil kedua jenasah anak bapak agar segera di makamkan di rumah, sekali lagi yang sabar dan ikhlas ya pak".

 Karena begitu maraknya penipuan mengatasnamakan keluarga mengalami kecelakaan terlebih mereka baru saja melihat kedua anaknya makan bersama dan telah masuk kamar untuk tidur lantas tanpa basa basi bapak sukron pun menutup perbincangannya dengan seseorang yang mengaku dirinya seorang suster dari sebuah rumah sakit.
  Ibu sutirah pun bertanya kepada suaminya siapakah gerangan yang menghubungi suaminya via telephone suaminya pun menjawab "orang iseng bu,bilang kalo anak kita meninggal kecelakaan  jenasah andi dan zulkarnain sekarang ada di rumah sakit kita disuruh ngambil jasad mereka berdua, lah kan ibu tau sendiri baru saja kita makan bersama mereka, ibu sutirah pun terdiam dalam hatinya berkecamuk timbul banyak pertanyaan dibenaknya.

 Hingga akhirnya ibu sutirah menganjak suaminya untuk melihat ke kamar kedua anaknya yaitu andi dan zulkarnain, ketika diketuk pintu keduanya tidak ada jawaban dari dalam kamar milik kedua anak mereka sampai akhirnya pintu kedua anak mereka dibuka, ibu sutirah dan bapak sukron tidak menemukan kedua anak mereka hanya saja di kasur kedua kamar milik andi dan zulkarnain terdapat beberapa noda bercak darah yang segar.
  Ibu sutirah dan bapak sukron pun berteriak seraya memanggil nama andi dan zulkarnain tapi usaha mereka sia-sia, sampai keduanya pun menyerah untuk mencari andi dan zulkarnain , ibu sutirah dan bapak sukron akhirnya memberanikan diri untuk mencoba mendatangi rumah sakit yang sebelumnya memberitahu via telephone bapak sukron.

setibanya ibu sutirah dan bapak sukron dirumah sakit tersebut dan mengutarakan maksud kedatangannya  mereka pun diantar suster keruang jenasah, detak jantung mereka berdua begitu kencang seiring semakin dekatnya ruang jenasah rumah sakit tersebut, hingga tibalah mereka diruang jenasah tersebut, mereka kini tepat berdiri diatas jasad yang membujur kaku dan ditutupi oleh kain putih dengan bercak darah.
Mereka pun bersiap untuk membuka kedua kain tersebut, akhirnya mereka memberanikan diri membuka kedua kain yang menutupi jasad tersebut, betapa terkejutnya ibu sutirah dan bapak sukron bahwa kedua jasad yang hancur dan berdarah-darah adalah milik andi dan zulkarnain, mereka menjerit sekuat-kuatnya sambil di iringi isak tangis sekujur tubuh mereka lemas bagai seonggok daging tak bertulang,,sampai akhirnya mereka  berkata kepada kedua jasad anaknya andi dan zulkarnain "pulanglah nak dengan tenang bapak dan ibumu ikhlas melepas kalian berdua tenang di alam sana